Tap merupakan alat penting dalam dunia permesinan presisi dan digunakan untuk membuat ulir internal pada berbagai material. Tap tersedia dalam berbagai jenis dan desain, masing-masing dengan tujuan spesifik dalam proses manufaktur.
Keran Mesin DIN 371
Tap mesin DIN 371 adalah pilihan populer untuk menghasilkan ulir internal dalam operasi pembuatan ulir mesin. Tap ini dirancang untuk digunakan pada lubang buta dan lubang tembus pada berbagai material, termasuk baja, baja tahan karat, aluminium, dan besi cor. Tap DIN 371 memiliki desain alur lurus yang memungkinkan pembuangan serpihan yang efisien selama proses pembuatan ulir. Desain ini sangat berguna saat mengerjakan material yang cenderung menghasilkan serpihan panjang dan halus.
Tap mesin DIN 371 tersedia dalam berbagai bentuk ulir, termasuk ulir kasar metrik, ulir halus metrik, dan ulir kasar Unified National (UNC). Fleksibilitas ini membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi di berbagai industri, mulai dari otomotif dan kedirgantaraan hingga teknik umum.
Keran Ulir Heliks DIN 376
Tap ulir heliks DIN 376, juga dikenal sebagai tap alur spiral, dirancang untuk menghasilkan ulir dengan pembuangan serpihan yang lebih baik dan kebutuhan torsi yang lebih rendah. Tidak seperti desain alur lurus pada tap DIN 371, tap alur spiral memiliki konfigurasi alur spiral yang membantu memecah dan membuang serpihan secara lebih efektif selama proses pembuatan ulir. Desain ini sangat menguntungkan saat mengerjakan material yang cenderung menghasilkan serpihan pendek dan tebal karena mencegah serpihan menumpuk dan menyumbat alur.
Tap DIN 376 cocok untuk lubang buntu dan lubang tembus, serta tersedia dalam berbagai bentuk ulir, termasuk Metrik Kasar, Metrik Halus, dan Unified National Coarse (UNC). Tap ini sering digunakan dalam aplikasi di mana evakuasi serpihan yang efisien sangat penting, seperti saat memproduksi komponen berulir dalam jumlah besar.
Aplikasi Keran Mesin
Tap mesin, termasuk tap DIN 371 dan DIN 376, banyak digunakan dalam operasi pemesinan presisi di berbagai industri. Beberapa aplikasi umum meliputi:
1. Industri Otomotif: Tap digunakan untuk memproduksi komponen otomotif seperti komponen mesin, komponen transmisi, dan komponen sasis. Kemampuan untuk membuat ulir internal yang presisi sangat penting untuk memastikan perakitan dan fungsi yang tepat dari komponen-komponen ini.
2. Industri Dirgantara: Mata bor ulir memainkan peran kunci dalam pembuatan komponen dirgantara, karena toleransi yang ketat dan presisi tinggi sangat penting. Industri dirgantara sering membutuhkan mata bor ulir berkinerja tinggi untuk membuat ulir pada material seperti titanium, aluminium, dan baja berkekuatan tinggi.
3. Teknik Umum: Tap banyak digunakan dalam teknik umum, termasuk produksi produk konsumen, mesin industri, dan perkakas. Alat ini sangat penting untuk membuat sambungan berulir pada berbagai material, mulai dari plastik dan komposit hingga logam besi dan non-besi.
Tips Menggunakan Keran
Untuk mendapatkan hasil terbaik saat menggunakan mesin ulir, penting untuk mengikuti praktik terbaik dan mempertimbangkan kiat-kiat berikut:
1. Pemilihan Alat yang Tepat: Pilih tap yang sesuai berdasarkan material ulir yang akan dikerjakan dan jenis ulir yang dibutuhkan. Pertimbangkan faktor-faktor seperti kekerasan material, karakteristik pembentukan serpihan, dan persyaratan toleransi ulir.
2. Pelumasan: Gunakan cairan pemotong atau pelumas yang tepat untuk mengurangi gesekan dan panas yang dihasilkan selama proses pembuatan ulir. Pelumasan yang tepat membantu memperpanjang umur pakai alat dan meningkatkan kualitas ulir.
3. Kecepatan dan Laju Umpan: Sesuaikan kecepatan pemotongan dan laju umpan berdasarkan material yang akan diulir untuk mengoptimalkan pembentukan serpihan dan kinerja alat. Konsultasikan dengan produsen alat ulir untuk rekomendasi parameter kecepatan dan umpan spesifik.
4. Perawatan Alat: Periksa dan rawat tap secara teratur untuk memastikan mata pisau tajam dan geometri alat yang tepat. Tap yang tumpul atau rusak mengakibatkan kualitas ulir yang buruk dan keausan alat yang prematur.
5. Evakuasi Serpihan: Gunakan desain ulir yang sesuai dengan material dan konfigurasi lubang untuk memastikan evakuasi serpihan yang efektif. Buang serpihan secara teratur selama proses penguliran untuk mencegah penumpukan serpihan dan kerusakan alat.
Waktu posting: 06 Juni 2024